Halaman

Mari Mengenal Jengkol

Hai sobat, siapa disini yang suka jengkol? atau masih ada yang ga tau jengkol? Nah kali ini pembahasannya adalah mengenai jengkol mari kita menjelajah!


Spesifikasi :

- Jengkol (Archidendron pauciflorum) adalah tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Fabaceae.

- Pohon jengkol dapat tumbuh tinggi hingga sekitar 10-20 meter dengan batang yang kokoh dan daun yang besar, berwarna hijau gelap.

- Buah jengkol berbentuk polong yang berisi biji-bijian berkulit keras dan berwarna coklat keunguan.

- Buah jengkol memiliki aroma yang kuat dan khas, terutama ketika dimasak.


Manfaat :

- Jengkol mengandung berbagai nutrisi seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral.

- Biji jengkol dikenal memiliki kandungan zat antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas.

- Konsumsi jengkol dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan karena kandungan seratnya.

- Jengkol juga memiliki kandungan zat besi dan fosfor yang penting untuk kesehatan darah dan tulang.

- Selain itu, jengkol dipercaya memiliki manfaat diuretik, membantu memperlancar buang air kecil.

Cara Tumbuh :

- Jengkol dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dengan suhu yang stabil.

- Pohon jengkol membutuhkan tanah yang subur, kaya humus, dan memiliki drainase baik.

- Tanam biji jengkol di kedalaman sekitar 2-3 cm di tanah yang cukup lembap.

- Pohon jengkol membutuhkan sinar matahari penuh, tetapi juga dapat tumbuh di area yang mendapatkan naungan sebagian.

- Pohon jengkol cenderung tahan terhadap kondisi kekeringan setelah cukup dewasa, tetapi perlu disiram secara teratur selama masa pertumbuhan.

- Jengkol mulai berbuah setelah pohon berusia beberapa tahun, biasanya antara 5-7 tahun setelah penanaman.

- Buah jengkol dapat dipanen ketika polong mulai mengering dan bijinya matang.


Meskipun aroma jengkol tidak disukai oleh sebagian orang, biji jengkol merupakan bahan masakan yang populer di beberapa budaya, terutama di Indonesia. Jengkol dapat dimasak menjadi berbagai hidangan lezat seperti semur, balado, dan rendang, dengan proses pengolahan yang tepat untuk mengurangi aroma kuatnya.



0 comments:

Posting Komentar